Penelitian ini dilakukan pada perusahaan agribisnis yang berfokus pada jasa pemotongan ayam, menghasilkan berbagai produk seperti karkas fresh cut, karkas frozen, ayam parting, ayam marinasi, boneless dada, dan boneless paha, serta produk sampingan seperti hati, ampela, kepala, ceker, dan usus. Observasi awal menunjukkan bahwa perusahaan menggunakan kriteria penilaian kinerja yang sama dengan induk perusahaan, meskipun memiliki fokus produksi yang berbeda. Selain itu, tidak adanya umpan balik yang memadai menyebabkan karyawan kurang memahami area kinerja yang perlu ditingkatkan. Untuk mengatasi hal ini, penelitian ini menerapkan metode 360 Degrees feedback guna menyediakan umpan balik yang diperlukan bagi peningkatan kinerja karyawan. Dimensi dan indikator penilaian kinerja ditentukan melalui diskusi mendalam dengan pimpinan induk perusahaan dan perusahaan tempat penelitian berlangsung. Analytical Network Process (ANP) digunakan untuk menentukan bobot pada dimensi dan indikator, dengan bantuan software Super Decision. Hasil penelitian ini mengidentifikasi bobot dari 6 dimensi dan 17 indikator kinerja yang telah ditentukan. Penilaian kinerja karyawan dilakukan dari dua sudut pandang, yaitu atasan dan rekan sejawat, dengan bobot nilai masing-masing sebesar 60% dan 40%. Penelitian ini menawarkan pendekatan holistik dan terukur dalam evaluasi kinerja karyawan, yang diharapkan dapat meningkatkan pemahaman karyawan tentang area kinerja yang perlu ditingkatkan dan memberikan kontribusi positif terhadap produktivitas perusahaan agribisnis tersebut.
Copyrights © 2026