CV Duta Paving Mandiri adalah sebuah perusahaan manufaktur concrete block. Pada setiap bulan di tahun 2022, persentase produk cacat melebihi ambang batas yang telah ditetapkan perusahaan, yaitu sebesar 0,1%. Analisis pengendalian kualitas dilakukan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk mengidentifikasi potensi kegagalan dan menentukan prioritas tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 70 risiko kegagalan pada proses produksi concrete block. Dari perhitungan nilai kritis RPN, 12 risiko kegagalan diidentifikasi sebagai risiko kritis karena memiliki nilai RPN melebihi ambang batas yang ditetapkan. Sebanyak 4 rekomendasi perbaikan diajukan kepada perusahaan untuk meningkatkan kualitas proses produksi, yaitu penggunaan tachometer pada proses pencampuran, pembuatan jadwal dan check sheet pengecekan mesin, pemasangan papan peringatan, penyelenggaraan briefing dan evaluasi kinerja operator produksi, serta penggunaan sensor load cell pada mesin mixer.
Copyrights © 2026