Perempuan lebih rentan terhadap gangguan musculoskeletal daripada laki-laki karena serabut otot yang lebih kecil dan sering mengalami nyeri bahu akibat membawa tas, salah satunya adalah shoulder bag. Data awal dari kuesioner Nordic Body Map menunjukkan keluhan terbesar perempuan pengguna shoulder bag di lingkungan univesitas terjadi pada bahu kanan dan kiri. Penelitian ini menyimulasikan penggunaan shoulder bag untuk menganalisis aktivitas otot trapezius dengan tiga desain tali: simetris 25 cm, simetris 40 cm, dan asimetris 45 cm. Metode muscle activity evaluation digunakan untuk mengidentifikasi risiko MSDs. Hasil menunjukkan aktivitas otot terkecil pada desain tali asimetris 45 cm sebesar 3.78 Amp/Turn. Rekomendasi perbaikan mencakup penggunaan shoulder bag dengan desain tali asimetris sejajar panggul, beban tas 4%-5% dari berat badan untuk mengurangi risiko MSDs, dan modifikasi desain tali shoulder bag yang mengacu pada antropometri. Modifikasi ini menghasilkan aktivitas otot 2.58 Amp/Turn, lebih rendah dibandingkan produk existing, dan mendapatkan respon positif terkait kenyamanan dan keamanan.
Copyrights © 2026