UMKM Bu Bayan adalah usaha dengan produk beberapa makanan lokal, salah satunya yaitu kacang klici. Permasalahan di UMKM Bu Bayan yaitu kesalahan penjadwalan pemesanan bahan baku, keterlambatan pengiriman bahan baku oleh supplier, ketidaksesuaian kualitas bahan baku dari supplier, serta kesalahan proses produksi dan inspeksi. Oleh karena itu, diperlukan identifikasi dan penilaian risiko untuk penentuan upaya penanganannya. Penelitian menggunakan metode House of Risk (HOR) yang terdiri dari dua tahap, yaitu HOR Fase 1 untuk menentukan prioritas agen risiko, serta HOR Fase 2 untuk penilaian mitigasi risiko. Hasil dari penelitian didapatkan 42 kejadian risiko dan 53 agen risiko, 21 agen risiko diprioritaskan dengan 12 mitigasi risikonya. Setelah diskusi dengan pihak UMKM, hanya 6 mitigasi risiko yang mampu diterapkan, yaitu membuat kontrak kerja kepada supplier, membuat form persediaan dan pemesanan bahan baku, membuat form inspeksi kualitas penerimaan bahan baku utama, membuat instruksi kerja, membangun komunikasi yang baik dengan customer, dan membuat produk storage.
Copyrights © 2026