Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fraud hexagon terhadap fraudulent financial reporting. Terdapat enam variabel yang digunakan yaitu financial target, external pressure, related party transaction, innefective monitoring, nature of industry, dan asset growth. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan asuransi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2017-2021. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 8 perusahaan dengan metodeĀ pengambilan purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. hasil penelititian ini menunjukan bahwa ineffective monitoring berpengaruh positif terhadap fraudulent financial reporting, external pressure dan related party transaction berpengaruh negatif terhadap fraudulent financial reporting. financial target, nature of industry dan asset growth tidak berpengaruh terhadap fraudulent financial reporting.
Copyrights © 2024