Proceeding of International Conference on Cultures & Languages
872-885

MENAVIGASI DUNIA MAYA: KEARIFAN DEWA RUCI DI ERA KELIMPAHAN INFORMASI

Farida Novita Rahmah (Unknown)
Eneng Malihatunnajiah (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Dec 2025

Abstract

Kisah Dewa Ruci dalam tradisi wayang Jawa menggambarkan perjalanan spiritual Bima dalam pencarian hikmah tertinggi dan penemuan jati diri. Dalam mistisisme Islam, khususnya tasawuf, perjalanan ini sejalan dengan konsep suluk dalam usaha meraih ma’rifatullah (pengenalan terhadap kebenaran ilahiah). Dewa Ruci dapat dimaknai sebagai perwujudan hikmah dan pencerahan, yang sepadan dengan konsep insan kamil dalam Islam. Di era digital, pencarian makna mengalami transformasi, dengan dunia maya berperan sebagai “samudra baru” yang menyediakan akses tanpa batas terhadap pengetahuan, namun sekaligus menghadirkan tantangan epistemologis seperti banjir informasi, fenomena pascakebenaran (post-truth), dan bias algoritma. Artikel ini menafsirkan kembali narasi Dewa Ruci dalam konteks digital dengan pendekatan hermeneutik dan semiotik, serta menghubungkannya dengan perspektif Islam dalam pencarian ilmu dan kebijaksanaan. Studi ini menemukan bahwa sebagaimana Bima membutuhkan bimbingan Dewa Ruci untuk mencapai pencerahan, individu di era digital juga membutuhkan literasi digital dan pemahaman mendalam tentang Islam untuk menavigasi arus informasi yang melimpah. Dengan demikian, mitologi Nusantara dan nilai-nilai Islam dapat menjadi lensa reflektif bagi masyarakat dalam menghadapi tantangan globalisasi dan digitalisasi.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

iccl

Publisher

Subject

Description

The International Conference on Cultures & Languages (ICCL) provides an interdisciplinary forum for scholars, researchers, educators, practitioners, and cultural professionals to examine the dynamic relationships between language, culture, society, identity, knowledge, and technological ...