Geografis Indonesia, dengan keberadaan sumber daya perikanan yang melimpah, menunjukkan banyak kemungkinan yang memerlukan pengelolaan yang baik. Salah satu sumber daya perikanan tersebut adalah rumput laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proksimat rumput laut kering dari spesies Kappaphycus alvarezii yang diambil dari Pantai Amal di Tarakan, Kalimantan Utara. Analisis proksimat dilakukan untuk mengukur kandungan air, karbohidrat, lemak, dan protein dari rumput laut kering sesuai dengan standar AOAC (2005), sehingga hasil yang diperoleh bisa dimanfaatkan untuk penelitian lainnya ataupun untuk industri. Metodologi penelitian ini diawali dengan pengujian kadar air menggunakan metode gravimetri melalui oven, pengujian karbohidrat dengan metode Clegg-Anthrone, pengujian lemak melalui metode soxhlet, dan pengujian protein dengan metode Kjeldahl. Hasil analisis dari rumput laut kering Kappaphycus alvarezii yang diambil di Pantai Amal Tarakan, Kalimantan Utara, menunjukkan kadar air sebesar 5%, karbohidrat hingga 28,86%, kandungan lemak 22,8%, serta kadar protein mencapai 25,16%. Rendahnya kadar air berkontribusi pada ketahanan yang lebih baik bagi rumput laut kering Kappaphycus alvarezii. Di sisi lain, semakin tinggi kandungan karbohidrat, lemak, dan protein, semakin banyak pula nilai gizi dalam rumput laut kering Kappaphycus alvarezii.
Copyrights © 2025