Ekosistem mangrove merupakan komunitas tumbuhan yang khas, hidup di wilayah pesisir dan muara sungai yang dipengaruhi oleh pasang surut. Tumbuhan ini memiliki sejumlah adaptasi morfologis dan fisiologis yang serupa untuk bertahan di habitat tersebut. Salah satu kawasan yang memiliki ekosistem mangrove dengan kerapatan vegetasi yang kompleks adalah Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) di Kota Tarakan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis indeks keanekaragaman, indeks nilai penting, serta kondisi faktor lingkungan di KKMB. Metode pengambilan data menggunakan enam petak contoh berukuran 10x10 meter di setiap stasiun pengamatan. Hasil analisis memperlihatkan nilai indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H') berturut-turut sebesar 1,224769 (Stasiun 1), 1,571846 (Stasiun 2), dan 1,299741 (Stasiun 3). Adapun indeks nilai penting tertinggi pada kategori pohon mencapai 122,14 (Stasiun 1), 88,13 (Stasiun 2), dan 104,52 (Stasiun 3). Berdasarkan nilai-nilai tersebut, keanekaragaman mangrove di ketiga stasiun termasuk dalam kategori sedang, yang mengindikasikan bahwa ekosistem mangrove di KKMB Kota Tarakan berada dalam kondisi stabil.
Copyrights © 2025