Pemanfaatan by-product dari olahan ikan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan nilai tambah dan mengurangi limbah hasil perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penerimaan konsumen dan kualitas organoleptik produk abon ikan. By-product yang digunakan meliputi bagian daging yang masih menempel pada tulang ikan bandeng. Sampel berupa abon ikan menggunakan by-product ikan bandeng tanpa tulang dan abon ikan bandeng yang diperoleh dari salah satu UMKM yang juga berlokasi di Kabupaten Maros sebagai pembanding. Uji organoleptik dilakukan dengan empat parameter yaitu kenampakan, bau, rasa dan tekstur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa abon ikan dari by-product memiliki nilai 7,5 dan abon ikan bandeng memiliki nilai lebih tinggi yaitu 8,0. Berdasarkan uji preferensi oleh 50 orang panelis menunjukkan bahwa abon menggunakan by-product ikan bandeng tanpa tulang lebih disukai oleh panelis dari segi kenampakan, rasa dan tekstur namun dari segi aroma abon ikan bandeng dari produsen lain lebih disukai. Dengan demikian, abon ikan berbahan dasar by-product bandeng tanpa tulang berpotensi dikembangkan sebagai produk pangan alternatif yang ekonomis dan ramah lingkungan.
Copyrights © 2025