Tujuan dilakukannya kegiatan PkM ini adalah mengedukasi potensi limbah rumahtangga dan feses ternak menjadi pupuk bokashi agar Kelompok Wanita Tani Sedang Mekar Desa Ratogesa dapat mengakses pupuk organik. Tempat dilaksanakan kegiatan PkM berlangsung pada Wanita Tani Sedang Mekar yang berlokasi di Desa Ratogesa, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada selama 2 bulan yakni bulan Agustus sampai dengan September 2025 . Metode yang digunakan dalam kegiatan PkM ini adalah sosialisasi dampak sampah rumahtangga dan feses babi dan demostrasi praktik pembuatan bokashi. Penggunaan feses babi sebagai pupuk mesti difermentasi agar bakteri E.Coli yang terkandung didalam feses babi bisa mati. Bahan-bahan bokashi yang digunakan yakni, EM-4 sebagai sumber mikroba pengurai kotoran ternak babi, gula pasir dan dedak padi sebagai sumber energy atapun makanan bagi mikroba, sekam padi dan serbuk kayu bakar sebagai sumber phosphor dan hijauan sebagai sumber nitrogen dan kalium serta kotoran ternak babi sebagai media pupuk yang mengandung N, P dan K. Kegiatan sosialisasi ini memberikan respon yang baik. Hal demikian mengindikasikan bahwa warga telah memahami mengenai potensi dari kotoraan ternak babi, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Diharapkan dari sosialisasi dan demonstrasi pembuatan pupuk bokashi tersebut dapat menerapkan penggunaan pupuk organik sebagai alternatif dalam mengurangi penggunaan pupuk kimia yang marak terjadi pada seluruh lapisan masyarakat daerah Ngada dan Provinsi NTT
Copyrights © 2026