Pendahuluan: Diabetes mellitus (DM) merupakan kondisi kronis yang ditandai tingginya kadar glukosa darah. Pola makan yang buruk seperti makan tidak tepat waktu dan jumlah dapat mempengaruhi kadar gula darah dalam tubuh. Kepatuhan diet pada penderita DM berguna untuk menstabilkan gula darah. Namun, dalam kondisi tertentu, seperti pasien dengan gangguan makan atau rawat inap jangka panjang, formula enteral menjadi solusi penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi. Tujuan: untuk menganalisis pengaruh parameter pada uji organoleptik dan fisikokimia formula. Hubungan antara variabel formulasi dengan parameter organoleptik dan fisikokimia menunjukkan bahwa perubahan komposisi bahan baku tidak hanya memengaruhi penerimaan panelis, tetapi juga menentukan nilai gizi serta karakteristik fungsional produk enteral. Metode: Desain penelitian adalah penelitian eksperimental. Pengujian yang dilakukan yaitu uji organoleptik, uji kandungan gizi, uji viskositas, uji osmolalitas, uji daya alir, uji warna. Penilaian organoleptik menggunakan uji hedonik pada 15 panelis tidak terlatih dengan non probability sampling. Uji pengaruh perbedaan formula menggunakan oneway ANOVA dengan nilai signifikan p<0,05. Hasil: Penelitian menunjukkan hasil pada uji viskositas ketiga formula belum mencapai standar viskositas formula enteral yaitu di atas 50 cP. Uji osmolalitas didapatkan hasil <500 mOsm/L yang artinya osmolalitas ketiga formula sudah sesuai standar. Uji daya alir didapatkan hasil ketiga formula di rentang 0,4-1,67 ml/detik sehingga telah memenuhi syarat formula enteral. Uji warna didapatkan hasil bahwa ketiga formula berwarna cenderung cerah kekuningan. Hasil uji organoleptik tidak terdapat pengaruh yang signifikan pada semua parameter dengan p>0,05. Formula yang paling disukai adalah formula enteral terbaik adalah Formula 3 dengan nilai tekstur, rasa, dan keseluruhan yang paling tinggi.
Copyrights © 2026