Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap perilaku berisiko, termasuk konsumsi minuman beralkohol dan penyalahgunaan obat bebas, yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan dan kualitas hidup. Rendahnya pengetahuan remaja mengenai bahaya kedua perilaku tersebut menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko penyimpangan perilaku. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai bahaya minuman beralkohol dan penyalahgunaan obat bebas melalui edukasi kesehatan di SMPN 2 Soropia. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif disertai diskusi dan media edukasi berupa leaflet. Evaluasi dilakukan menggunakan desain one group pre-test post-test terhadap 27 siswa. Instrumen evaluasi berupa kuesioner pengetahuan terkait perilaku berisiko remaja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa setelah diberikan edukasi. Rata-rata nilai meningkat dari 41,1 pada pre-test menjadi 85,2 pada post-test dengan nilai N-Gain sebesar 0,77 yang termasuk kategori tinggi. Selain itu, kategori pengetahuan baik mengalami peningkatan setelah intervensi edukasi diberikan. Edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai bahaya minuman beralkohol dan penyalahgunaan obat bebas serta dapat menjadi upaya promotif dan preventif di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2026