Jurnal Implementa Husada (JIH)
Vol 5, No 2 (2024)

Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Tingkat Keparahan Infeksi Bakteri Penghasil Pus pada Pasien Poli Kulit RS Haji Medan

Annisa Annisa (Universitas Muhammadiyah SUmatera Utara)
Nanda Sari Nuralita (Unknown)



Article Info

Publish Date
11 Aug 2024

Abstract

Infeksi bakteri staphylococcus aures menyebabkan munculnya folikulitis, furunkel bahkan karbunkel bahkan ditingkat keparahan yang lebih tinggi dapat menimbulkan abses/pus. Acne pustolosis bukanlah suatu penyakit yang berbahaya, tetapi penyakit ini dapat menimbulkan kecemasan yang berlebihan terhadap seseorang karena berdampak pada tampilan fisik seseorang. Penyakit ini dapat dipengaruhi atau dicetuskan oleh multifaktor, salah satunya adalah stres atau kecemasan. Tujuan: untuk melihat hubungan antara tingkat kecemasan dengan keparahan infeksi bakteri penghasil pus. Metode: penelitian ini adalah penelitian analitik kategorik, secara cross sectional, menggunakan sampel acak sederhana. Hasil: dari 50 responden, dijumpai tingkat keparahan akne paling banyak sedang 19 orang (38.0%), akne berat 17 orang (34.0%), dan akne ringan 14 orang (28.0%). Pada tingkat kecemasan yang paling banyak dijupai tingkat sedang sebanyak 19 orang (38.0%), tingkat ringan sebanyak 18 orang (36.0%), dan tingkat berat sebanyak 13 orang (26.0%), nilai P-value 0.032 antara tingkat kecemasan dengan keparahan infeksi bakeri penghasil pus. Kesimpulan: Dijumpai hubungan yang bermakna antara tingkat kecemasan dengan tingkat keparahan infeksi bakteri penghasil pus.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

JIH

Publisher

Subject

Description

Jurnal Implementa Husada (JIH) is a peer reviewed open access scientific journal in the fields of medicine, health sciences, and healthcare. The journal provides a scholarly platform for researchers, academics, clinicians, healthcare professionals, and other health related scholars to disseminate ...