Diabetes mellitus adalah gangguan metabolisme yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah yang disebabkan oleh kekurangan produksi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Hiperglikemia kronis diabetes terkait dengan kerusakan jangka panjang, kerusakan, dan kegagalan organ, terutama pada ginjal, mata, jantung, saraf, dan pembuluh darah. Momordica charantia umumnya digunakan sebagai obat herbal untuk diabetes tipe 2 di Asia, Amerika Selatan, dan Afrika Timur. Momordica charantia mengandung charantin, lektin, dan insulin polipeptida-P, yang dapat membantu menyembuhkan diabetes dengan menurunkan kadar glukosa darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh dosis ekstrak etanol Momordica charantia terhadap sensitivitas insulin tikus model diabetes mellitus tipe 2. Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimental, dengan menggunakan metode postest control group design artinya data yang diambil hanya satu kali. Sebanyak 36 ekor tikus digunakan sebagai subjek yang dibagi menjadi 6 kelompok uji. Setiap kelompok mendapatkan perlakuan yang berbeda termasuk pemberian dosis ekstrak etanol Momordica charantia yang berbeda. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji anova. Data yang dihasilkan dari ekstrak etanol Momordica charantia dapat dinyatakan bahwa terdapat perbedaan sensitivitas insulin meskipun tidak signifikan secara statistik.
Copyrights © 2024