Transformasi digital telah mengubah lanskap komunikasi dan interaksi sosial, termasuk dalam ranah pendidikan kewarganegaraan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara kritis peran media sosial dalam membentuk kesadaran berbangsa dan bernegara di kalangan warga negara, khususnya generasi muda, melalui pendekatan studi literatur. Data dikumpulkan dari berbagai sumber ilmiah yang relevan, seperti jurnal nasional dan internasional, artikel akademik, serta laporan penelitian dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial memiliki potensi strategis dalam menyampaikan nilai-nilai kebangsaan, memperkuat identitas nasional, serta memfasilitasi partisipasi aktif dalam diskursus publik. Namun, media sosial juga menghadirkan tantangan berupa disinformasi, polarisasi opini, dan degradasi etika digital. Oleh karena itu, revitalisasi Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) perlu dilakukan dengan pendekatan yang kontekstual, integratif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Integrasi media sosial sebagai instrumen pembelajaran yang kritis dan reflektif dapat menjadi solusi untuk menumbuhkan kesadaran berbangsa dan bernegara secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025