Abstract: The fisheries value chain plays a crucial role in determining the distribution of economic benefits and the welfare of coastal communities. However, global studies consistently reveal that small-scale fishers—the primary producers—receive a disproportionately low share of the total value generated within seafood markets. This review analyzes 20 international publications (2021–2025) addressing the intersection of value chains, economic justice, and fisheries governance. A thematic synthesis approach was employed, comparing global contexts (Latin America, Africa, Southeast Asia) with Indonesia. The findings show that economic justice is influenced not only by market mechanisms but also by social, institutional, and policy factors. The Indonesian case highlights persistent value inequalities caused by unbalanced market structures, weak social protection, and limited local participation. The article concludes with recommendations for governance reforms emphasizing access rights, representation, and redistributive mechanisms to build fair and sustainable fisheries systems. Keyword: economic justice; governance; Indonesia; small-scale fisheries; value chain Abstrak: Rantai nilai perikanan memainkan peran penting dalam menentukan distribusi nilai ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Namun, berbagai studi global menunjukkan bahwa nelayan kecil sebagai produsen utama seringkali menerima bagian nilai ekonomi yang sangat kecil dibandingkan pelaku di tingkat hilir. Artikel ini merupakan tinjauan sistematis terhadap 20 publikasi ilmiah internasional (2021–2025) yang membahas hubungan antara rantai nilai, keadilan ekonomi, dan tata kelola perikanan. Analisis dilakukan melalui pendekatan sintesis tematik dengan membandingkan konteks global (Amerika Latin, Afrika, Asia Tenggara) dan Indonesia. Hasil menunjukkan bahwa keadilan ekonomi tidak hanya dipengaruhi oleh mekanisme pasar, tetapi juga oleh faktor sosial, kelembagaan, dan kebijakan. Kasus Indonesia memperlihatkan bahwa perikanan lokal masih menghadapi ketimpangan nilai akibat struktur pasar yang tidak seimbang, lemahnya perlindungan sosial, dan minimnya partisipasi lokal. Artikel ini merekomendasikan reformasi tata kelola yang berfokus pada hak akses, representasi, serta redistribusi nilai ekonomi bagi nelayan kecil menuju sistem perikanan yang adil dan berkelanjutan. Kata kunci: Indonesia; keadilan ekonomi; perikanan skala kecil; rantai nilai; tata kelola
Copyrights © 2026