Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh belanja pegawai, belanja barang & jasa, dan belanja modal terhadap indek pembangunan manusia di Provinsi Papua dari tahun 2013 - 2016 dengan observasi 29 Kabupaten/Kota di Provinsi Papua. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sekunder bersifat kuantitatif. Pengujian hipotesis dilakukan dengan analisis regresi data panel dengan model fixed effect yang menggunakan alat bantu pengolahan data dengan program aplikasi Eviews 9. Variabel dari penelitian ini adalah belanja pegawai, belanja barang & jasa, dan belanja modal sebagai variabel dependen, dan variabel indeks pembangunan manusia (IPM) adalah variabel independen. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara simultan variabel belanja pegawai, belanja barang & jasa, dan belanja modal berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan indicator indeks pembangunan manusia (IPM) di Provinsi Papua. Hasil regresi menunjukkan bahwa sebesar 99,9011%. Artinya bahwa 99,9011% variasi Indeks Pembangunan Manusia IPM) di 29 Kabupaten/Kota di Provinsi Papua dapat dijelaskan oleh variabel–variabel independen (belanja pegawai, belanja barang & jasa, dan belanja modal). Sisanya sebesar 0,099% dijelaskan oleh variabel lain diluar model. Secara parsial variable belanja barang & jasa, dan belanja modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Papua yang ditunjukkan melalui (IPM). Sedangkan belanja pegawai berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap peningkatan kualitas sumberdaya manusia di Provinsi Papua yang ditunjukkan melalui IPM.Kata Kunci: Belanja Pegawai, Belanja Barang & Jasa, Belanja Modal dan Indeks Pembangunan Manusia
Copyrights © 2020