Literasi gizi merupakan kapasitas kognitif esensial bagi remaja untuk memperoleh, memproses, dan memahami informasi gizi dasar guna mengambil keputusan pemilihan makanan yang sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat literasi gizi dengan asupan makanan zat gizi makro serta status gizi pada siswa remaja di SMAN 1 Pasaman Barat. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan terhadap 75 siswa berusia 16-17 tahun yang tinggal terpisah dari orang tua. Data literasi gizi diperoleh melalui kuesioner NuLit yang valid (16 butir), data asupan zat gizi makro dinilai menggunakan metode food recall 2x24 jam, dan status gizi diukur secara antropometri berdasarkan indeks IMT/U. Analisis data menggunakan Uji Korelasi Rank Spearman. Hasil analisis korelasi Spearman menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara tingkat literasi gizi dengan asupan energi (r=0,066; p=0,574), protein (r=0,106; p=0,368), lemak (r=0,123; p=0,294), dan karbohidrat (r=0,000; p=0,997). Lebih lanjut, literasi gizi juga tidak memperlihatkan hubungan yang bermakna dengan status gizi responden (r=0,024; p=0,838). Tingkat literasi gizi individu yang baik tidak serta-merta berkorelasi positif terhadap kecukupan asupan makanan dan capaian status gizi remaja di lingkungan asrama akibat adanya keterbatasan otonomi menu pangan.
Copyrights © 2026