Krisis identitas berkaitan erat pada perkembangan remaja dan bisa berdampak buruk pada kesejahteraan psikis, sosial, moralitas, bahkan spiritual remaja. Sebaliknya agar remaja Kristen dapat keluar dari krisis identitas ini, diperlukan peran Pendidikan Agama Kristen (PAK) dan ketahanan iman yang berguna untuk melawan pengaruh faktor-faktor pemicu krisis identitas. Studi ini mengkaji dan mensintesis bagaimana Pendidikan Agama Kristen membentuk ketahanan iman dalam konteks krisis identitas. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif metode kajian pustaka terhadap literatur Pendidikan Agama Kristen (PAK), ketahanan iman dan krisis identitas, dimulai dari mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan sehingga menghasilkan sintesis teoritis terbaru dari ketiga literatur tersebut. Hasil studi ini menemukan bahwa Pendidikan Agama Kristen (PAK) berkontribusi positif terhadap perkembangan iman remaja dalam konteks krisis identitas. Dari segi psikososial; PAK membantu remaja mengenali identitas diriĀ dan keluar dari kebingungan peran sosial. Dari sisi moralitas, PAK berperan menanamkan nilai-nilai karakter Kristen. Dari sisi Spiritual, PAK menumbuhkan resiliensi iman dan memfasilitasi pertumbuhan iman remaja Kristen.
Copyrights © 2026