Gontor Agrotech Science Journal
Vol. 11 No. 01 (2025): Juni 2025

Pengaruh Konsentrasi Nutrisi AB Mix Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Pagoda (Brassica narinosa L.) Pada Sistem Rakit Apung: Effect of Ab Mix Nutrition Concentration on The Growth and Results of Pagoda Plant (Brasicca narinosa l.) on Floating Systems

Fikri Nugraha (Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Perjuangan Tasikmalaya, Jl. Peta No.177, Kahuripan, Kec. Tawang, Kab. Tasikmalaya, Jawa Barat 46115)
Selvy Isnaeni (Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Perjuangan Tasikmalaya, Jl. Peta No.177, Kahuripan, Kec. Tawang, Kab. Tasikmalaya, Jawa Barat 46115)
Arrin Rosmala (Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Perjuangan Tasikmalaya, Jl. Peta No.177, Kahuripan, Kec. Tawang, Kab. Tasikmalaya, Jawa Barat 46115)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2025

Abstract

Tanaman sawi pagoda (Brassica narinosa L.) berasal dari negara tirai bambu, memiliki bentuk yang lonjong serta memiliki warna yang sangat hijau. Sawi pagoda sulit ditemukan di pasaran karena memiliki harga jual yang lebih tinggi daripada sawi lainnya. Permintaan komoditas sawi pagoda terus meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk, hal tersebut dapat mendorong dengan budidaya pertanian yang berbeda dari pertanian konvensional yaitu dengan menggunakan metode hidroponik. Pada sistem hidroponik nutrisi yang diberikan untuk tanaman merupakan nutrisi AB Mix. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi nutrisi AB mix yang optimal untuk pertumbuhan dan hasil tanaman pagoda dengan metode rakit apung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 6 perlakuan, yaitu N1 = 850 ppm, N2 = 1000 ppm, N3 = 1150 ppm, N4 = 1300 ppm, N5 = 1450 ppm, N6 = 1600 ppm. Nutrisi AB Mix sangat berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada 1 MST hingga 6 MST. Perlakuan konsentrasi ppm berpengaruh nyata terhadap jumlah daun. Sawi pagoda pada 6 MST yang diberi perlakuan (850 ppm) memiliki nilai rata-rata tertinggi 70.62 helai. Perlakuan AB Mix berpengaruh nyata terhadap rata-rata panjang akar, dimana perlakuan (1000 ppm) memberikan akar terpanjang, yaitu sebesar 64,57 cm. Pemberian AB Mix memberikan pengaruh nyata terhadap warna daun sawi pagoda. Perlakuan (1150 ppm) menghasilkan warna daun yang tertinggi yaitu 4,75 artinya hijau pekat pada umur panen 6 MST. Perlakuan dengan (1150 ppm) merupakan perlakuan yang menghasilkan luas daun terbesar sebesar 93,91cm2. Perlakukan (1150 ppm) merupakan perlakuan yang menghasilkan bobot basah tertinggi dengan berat sebesar 89,2g, perlakuan N3 dengan nilai 1150 ppm merupakan perlakuan yang menghasilkan nilai berat kering tertinggi sebesar 30.05 g.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

gasj

Publisher

Subject

Description

Gontor AGROTECH Science Journal is a peer review journal with covers many topics such as integrated farming, soil science, agronomy, plant cultivation, agrotechnology, plant protection, Islamic view in agriculture, and many related ...