Lalat buah merupakan hama penting bagi komoditas hortikultura yang dapat menimbulkan kerugian ekonomi bagi masyarakat. Lalat buah dapat menyerang berbagai komoditas hortikultura, dari berbagai tanaman buah dan sayuran, sehingga disebut hama polifagus. Kecamatan Sumbang menjadi salah satu kecamatan produsen buah dan sayuran di Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Serangan hama lalat buah menjadi satu aspek yang mempengaruhi produktivitas komoditas pertanian, khususnya tanaman buah di Kecamatan Sumbang. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk memetakan keragaman lalat buah di Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, (2) menentukan spesies lalat buah yang paling dominan di lokasi penelitian, (3) mengelompokkan kemiripan spesies lalat buah berdasarkan persebaran di masing-masing desa dan berdasarkan tanaman tempat peletakan perangkap yang diteliti. Data serangan lalat buah di setiap tanaman inang dikoleksi dengan atraktan metil eugenol pada 19 (sembilan belas) desa di Kecamatan Sumbang. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa ditemukan 4 (empat) spesies lalat buah Bactrocera sp. di semua lokasi penelitian, yang terdiri dari B.umbrosa, B. dorsalis, B. carambolae, dan B. correcta, dengan porsi kelimpahan tertinggi B.dorsalis (78,60%). Analisis keanekaragaman menunjukkan bahwa indeks keanekaragaman Shannon-Wiener spesies lalat buah di setiap desa menunjukkan kategori yang rendah, kecuali di desa Kedungmalang yang menunjukkan indeks keanekaragaman yang sedang, yaitu 1,0890. Analisis PCA menunjukkan bahwa spesies B. dorsalis memiliki kontribusi terkuat pada PC1. Spesies lalat buah dominan di daerah penelitian berasal dari perangkap yang diletakkan pada tanaman pepaya dan jambu kristal. Berdasarkan kemiripan profil sebaran lalat buah, sebaran lalat buah terdiri dari 2 klaster.
Copyrights © 2026