Padi gogo berpotensi untuk dibudidayakan pada lahan yang memiliki keterbatasan air. Pengaturan jarak tanam perlu dilakukan sebagai strategi agar tanaman padi gogo mampu menyerap cahaya dan air yang lebihoptimal. Selain itu, pemanfaatan biochar dapat dilakukan untuk memperbaiki sifat-sifat tanah sehingga dapat sesuai untuk mendukung pertumbuhan tanaman padi gogo di lahan kering. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji respons penggunaan jenis biochar dan pengaturan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi gogo. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Perjuangan Tasikmalaya dengan ketinggian tempat 359 mdpl. Penelitian menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) faktorial. Faktor pertama merupakan jenis biochar yang terdiri dari tempurung kelapa dan arang sekam. Faktor kedua merupakan jarak tanam yang terdiri dari 20 cm x 20 cm dan 30 cm x 30 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara jarak tanam dengan jenis biochar tidak memberikan pengaruh pada pertumbuhan dan hasil padi gogo. Pemberian perlakuan jenis biochar berpengaruh nyata terhadap jumlah malai per rumpun, sedangkan pengaturan jarak tanam berpengaruh nyata terhadap panjang akar, bobot basah akar, bobot 1000 biji, dan hasil panen. Perlakuan biochar tempurung kelapa mampu meningkatkan jumlah malai per rumpun, sedangkan semakin lebar jarak tanam maka dapat meningkatkan panjang akar, bobot basah akar, bobot 1000 biji, dan hasil panen. Secara umum aplikasi biochar mampu memperbaiki hasil panen, sementara pengaturan jarak tanam berpotensi untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil panen padi.
Copyrights © 2024