Studi ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan mengenai peran Ibnu Sina dalam pengembangan sains Islam di Persia (980-1037 M). Untuk menjawab pertanyaan ini, digunakan metode historis dengan pendekatan sosiologis. Dari berbagai sumber tertulis, peran Ibnu Sina di Persia pada periode tersebut sangat besar pengaruhnya, baik di dunia Islam maupun di dunia Barat. Namun, dalam berbagai studi yang ada, penulis belum menemukan keterangan yang mendalam mengenai peran dan pengaruh keilmuan Ibnu Sina terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Temuan penulis menunjukkan bahwa Ibnu Sina adalah sosok yang hebat dan aktif, serta seorang ahli di berbagai bidang sains Islam. Di Persia, secara umum, Ibnu Sina dikenal sebagai seorang ahli di bidang kedokteran, dengan banyak temuan baru yang belum pernah dicapai oleh orang lain. Selain itu, beliau juga ahli dalam bidang filsafat dan fisika, dan banyak pemikirannya yang dituangkan dalam karya-karya beliau. Di Barat, Ibnu Sina dikenal dengan nama Avicenna.
Copyrights © 2024