Pendidikan PAUD ialah pembelajaran berupa bimbingan serta pengetahuan dasar sesuai dengan tingkatanพัฒ perkembangannya. Dalam proses pembelajarannya dibutuhkan fungsi manajemen kurikulum yang dilaksanakan secara khusus. PAUD yang mengelola anak didik dengan penuh perkembangan dan pertumbuhan yang mereka laluinya, dibutuhkan lembaga pendidikan yang memiliki manajemen kurikulum yang disusun dengan penuh pertimbangan serta memperhatikan masa tumbuh dan berkembang anak. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji fungsi manajemen kurikulum yang dilaksanakan di TK. Penelitian ini berangkat dari suatu kasus dalam manajemen kurikulum yakni kurangnya kualifikasi pendidik yang profesional, ketersediaan sarana prasarana, kepala sekolah yang tidak kompeten dalam merumuskan kurikulum, dan lain sebagainya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Pengumpulan data berbentuk wawancara serta observasi dan literatur semacam buku, jurnal dari sumber terpercaya. Dalam perencanaan kurikulum, Kepala Sekolah dan tenaga kependidikan menyusun tujuan serta kegiatan yang akan dilaksanakan. Muatan pembelajaran meliputi nilai agama dan moral, kalimat pujian, sifat Tuhan dan ciptaan-ciptaan-Nya, membiasakan pengenalan benda-benda baru, lingkungan baru dan pembiasaan bertanya, pengenalan anggota tubuh, kebersihan dan makanan bergizi, menyapa guru, berani mengemukakan pendapat. Kegiatan pembelajaran berupa pembelajaran di kelas dan lingkungan. Pengawasan dan evaluasi dilakukan pada proses melaksanakan kurikulum baik ranah sekolah maupun tingkat kelas, sarana prasarana, dan evaluasi hasil belajar peserta didik. Dari hasil yang didapatkan, peneliti berharap manajemen kurikulum Taman Kanak-Kanak di Indonesia yang berperan sebagai lembaga pendidikan formal bagi anak-anak usia dini yang masih dalam masa perkembangan, penting untuk mendapat perhatian yang lebih dari pemerintah dan tenaga kependidikan.
Copyrights © 2021