Dinamika bisnis global yang cepat menuntut sumber daya manusia berkualitas untuk mempertahankan daya saing organisasi. Program pelatihan dan pengembangan serta sistem kompensasi strategis merupakan praktik SDM utama untuk meningkatkan kapabilitas karyawan. Artikel ini menggunakan metodologi tinjauan literatur sistematis berbasis panduan PRISMA untuk mengonseptualisasikan peran mediasi motivasi kerja dalam hubungan antara praktik SDM tersebut dan kompetensi karyawan. Melalui sintesis literatur terkini publikasi 2021 hingga 2025, penelitian ini merumuskan kerangka teoretis yang terdiri dari tujuh hipotesis. Temuan mengindikasikan bahwa pelatihan, pengembangan, dan sistem kompensasi berpengaruh positif langsung terhadap motivasi dan kompetensi kerja. Lebih jauh, motivasi kerja berfungsi sebagai jembatan psikologis krusial yang menerjemahkan stimulus eksternal SDM menjadi kompetensi karyawan yang teraktualisasi. Kerangka kerja ini memperkaya literatur manajemen SDM dan memberikan dasar teoritis yang kuat bagi investigasi empiris pada sektor korporasi maupun UMKM.
Copyrights © 2026