Jurnal Akta Trimedika
Vol. 2 No. 1 (2025): Januari 2025

RESILIENSI DAN BURNOUT AKADEMIK PADA MAHASISWA KEDOKTERAN DI MASA PANDEMI: PENELITIAN CROSS-SECTIONAL

Purnamawati Tjhin (Fakultas Kedokteran, Universitas Trisakti, Jakarta, Indonesia)
Revalita Wahab (Fakultas Kedokteran, Universitas Trisakti, Jakarta, Indonesia)
Erita Istriana (Fakultas Kedokteran, Universitas Trisakti, Jakarta, Indonesia)



Article Info

Publish Date
13 Jan 2025

Abstract

Latar belakang. Perubahan proses pembelajaran pada masa pandemi menyebabkan mahasiswa perlu beradaptasi. Perubahan proses pembelajaran dari tatap muka menjadi daring dan hybrid serta paparan materi pembelajaran yang banyak, jadwal yang padat, dan perubahan lingkungan belajar dapat menyebabkan terjadinya academic  burnout  yang ditandai dengan kelelahan baik fisik maupun emosional, sinisme, dan menurunnya efikasi diri. Prevalensi  burnout  yang dialami mahasiswa bidang kesehatan mencapai 44,9% sehingga perlu ada resiliensi akademik dalam menghadapi tantangan pada proses pembelajaran. Tujuan. Menggali penyebab  burnout  akademik dan menilai hubungan resiliensi dengan burn-out akademik pada mahasiswa kedokteran di masa pandemi. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran. Tahap kuantitatif menggunakan desain cross-sectional yang melibatkan 105 mahasiswa kedokteran tahun kedua dari Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti. Tahap ini dilanjutkan dengan tahap kualitatif menggunakan Focus Group Discussion dengan 26 mahasiswa yang mengalami burnout tingkat sedang hingga berat. Data resiliensi akademik diperoleh dari data sekunder yang dikumpulkan selama tes psikometrik untuk seleksi penerimaan mahasiswa. Burnout akademik diukur menggunakan kuesioner School Burnout Inventory versi Bahasa Indonesia yang telah divalidasi. Hasil. Sebanyak 62,5% mahasiswa mengalami  burnout  ringan dan hanya 4,8% yang tidak mengalami  burnout. Mahasiswa yang mengalami  burnout  sedang - berat sebesar 32,7%. Kejadian burnout yang cukup tinggi memerlukan penanganan khusus agar tidak menjadi lebih berat. Resiliensi akademik tidak berhubungan secara statistik dengan  burnout  yang dialami (p>0.05). Kesimpulan. Mahasiswa kedokteran yang mengalami  burnout  sedang-berat sebanyak 32,7%. Tidak terdapat hubungan antara resiliensi dengan burnout akademik pada mahasiswa Fakultas Kedokteran di masa pandemi.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

aktatrimedika

Publisher

Subject

Description

Jurnal Akta Trimedika adalah jurnal kedokteran melalui proses tinjauan sejawat (peer-review) dengan akses terbuka secara online sebagai salah satu jurnal ilmiah resmi Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti yang terbit setahun empat kali (Bulan Januari, April, Juli dan Oktober). Jurnal ini berfokus ...