Saat ini, kelompok usia dewasa muda merupakan populasi terbesar di Indonesia, perilaku melukai diri sendiri diperkirakan semakin meningkat pada kelompok usia ini. Secara global prevalensi perilaku melukai diri sendiri adalah sebesar 13,4% dan 38,4% di Indonesia. Perilaku ini tentu berdampak negatif terhadap kesehatan fisik dan psikologis. Salah satu faktor yang dianggap berhubungan dengan perilaku melukai diri ini adalah pola asuh orang tua namun masih terdapat perbedaan pendapat, sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. Penelitian dengan desain cross-sectional ini dilakukan di Universitas Pancasila Fakultas Pariwisata. Pola asuh orang tua diukur menggunakan kuesioner Parental Authority Questionnaire, sedangkan perilaku melukai diri sendiri dinilai dengan kuesioner Self-Harm Inventory. Penelitian ini melibatkan 132 mahasiswa yang dipilih dengan menggunakan teknik total sampling. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan Fisher Exact Test dengan tingkat kemaknaan < 0,05. Mayoritas subjek dalam penelitian ini adalah perempuan (55,3%). Sebagian besar memiliki pola asuh demokratis (72,0%), dan yang tidak ada perilaku melukai diri sendiri sebanyak 72,7%. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pola asuh dengan perilaku melukai diri sendiri (p = 0,001). Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dan perilaku melukai diri sendiri pada usia dewasa muda.
Copyrights © 2025