LATAR BELAKANG Menurut data riset kesehatan dasar (Riskesdas) provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta tahun 2018 menunjukan bahwa 11,79% kasus cedera adalah kasus cedera kepala. Peningkatan leukosit setelah cedera bisa diasosiasikan dengan masa perawatan yang lebih lama.Variabel yang paling penting dalam memprediksi lama perawatan pasien cedera kepala adalah dengan menggunakan GCS. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui korelasi kadar leukosit dan kesadaran dengan lama perawatan pasien cedera kepala usia dewasa muda. METODE Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Untuk mengetahui korelasi antara kadar leukosit dan kesadaran dengan lama perawatan pasien cedera kepala usia dewasa muda dengan cara mengalisis rekam medis pasien cedera kepala di RS Husada yang berusia 18-40 tahun Februari 2018 sampai dengan Februari 2020. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson dengan program SPSS V26.0 for windows dengan tingkat kemaknaan yang digunakan 0,05. HASIL Korelasi kesadaran dengan lama perwatan memiliki nilai p-value= 0.339, Korelasi kadar leukosit dengan lama perawatan pasien cedera kepala dewasa memiliki p-value= 0,5 KESIMPULAN Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat korelasi antara kesadaran dengan lama perawatan pasien cedera kepala usia dewasa muda dan tidak terdapat korelasi antara kadar leukosit dengan lama perawatan pasien cedera kepala usia dewasa muda.
Copyrights © 2026