Fungsi kognitif, khususnya memori jangka pendek (short term memory), merupakan aspek penting dalam proses belajar remaja. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi fungsi kognitif adalah status hidrasi. Prevalensi dehidrasi pada remaja masih cukup tinggi dan berpotensi menurunkan konsentrasi serta daya ingat. Penelitian ini bertujuan menilai hubungan antara status hidrasi dengan memori jangka pendek pada remaja. Penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dilakukan di SMA PPMI Assalaam Solo pada Oktober 2025. Subjek penelitian berjumlah 133 siswa berusia 15–18 tahun yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Status hidrasi diukur melalui pemeriksaan berat jenis urin menggunakan strip reagen, sedangkan memori jangka pendek dinilai dengan metode mengingat kembali (recall) menggunakan kartu daftar kata. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-square dengan nilai kemaknaan p
Copyrights © 2026