Cangkok kulit ketebalan terbagi merupakan prosedur bedah plastik fundamental untuk menutup defek jaringan luas akibat luka bakar atau trauma. Namun, alat mesher mekanis untuk membuat cangkok berjaring seringkali sangat mahal dan tidak tersedia di fasilitas kesehatan dengan sumber daya terbatas. Tinjauan literatur ini membahas teknik pembuatan cangkok kulit ketebalan terbagi berjaring secara manual sebagai alternatif yang terjangkau dan dapat diakses. Metode yang ditinjau meliputi persiapan area resipien, pengambilan cangkok menggunakan pisau Humby atau dermatome, dan pembuatan pola jaring manual menggunakan pisau bedah pada permukaan stabil seperti neerbekken atau dermacarrier. Beberapa variasi teknik manual dievaluasi, termasuk metode injeksi saline dan penggunaan alas khusus untuk stabilitas. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa meskipun ekspansi cangkok manual hanya mencapai satu koma lima hingga dua kali lipat dibandingkan empat kali lipat pada alat mekanis, teknik ini tetap efektif untuk menutup luka luas. Keberhasilan prosedur bergantung pada hemostasis yang adekuat, pencegahan infeksi, dan penanganan faktor komorbid pasien seperti diabetes mellitus. Teknik manual memungkinkan drainase eksudat dan konformitas graft terhadap dasar luka tiga dimensi. Simpulan dari tinjauan ini adalah pembuatan cangkok kulit ketebalan terbagi berjaring secara manual merupakan solusi praktis dan valid dalam situasi keterbatasan sumber daya. Prosedur ini direkomendasikan untuk diterapkan di daerah dengan akses terbatas terhadap alat mesher mekanis guna memastikan tata laksana rekonstruksi luka yang optimal tanpa menghambat pelayanan bedah plastik di negara berkembang.
Copyrights © 2026