Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh due professional care, independensi dan kecerdasan emosional terhadap kualitas audit dengan reward sebagai pemoderasi. Peneltian ini menggunakan data primer dengan mengajukan kuesioner kepada responden sebagai metode pengumpulan data. Populasi penelitian ini adalah seluruh auditor yang bekerja di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat. Teknik pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan terdapat 33 auditor sebagai sampel dalam penelitian ini. Metode Structural Equation Modelling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Square (PLS) merupakan teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini dan menggunakan perangkat lunak WarpPLS 7.0. Hasil dalam penelitian ini memperoleh hasil bahwa due professional care tidak berpengaruh terhadap kualitas audit, independensi berpengaruh terhadap kualitas audit, dan kecerdasan emosional berpengaruh terhadap kualitas audit. Reward memperkuat hubungan due professional care terhadap kualitas audit, reward memperlemah hubungan independensi terhadap kualitas audit dan reward memperkuat hubungan kecerdasan emosional terhadap kualitas audit.
Copyrights © 2021