cover
Contact Name
AYU PUSPITASARI
Contact Email
ayu.puspitasari@ekonomi.untan.ac.id
Phone
+6281584248678
Journal Mail Official
ayu.puspitasari@ekonomi.untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi Pontianak 78124, West Kalimantan, Indonesia
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)
ISSN : -     EISSN : 30635322     DOI : -
Core Subject :
Jurnal KIAFE (e-ISSN 3063-5322) is a peer-reviewed, open-access scholarly journal published by the Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura. The journal was first published in January 2012 and initially served as a platform for disseminating scientific articles written by accounting students of the Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura. During its early publication period, the journal was issued four times a year, in January, March, July, and October. In 2024, Jurnal KIAFE underwent editorial and management restructuring to strengthen its journal governance, peer-review process, publication standards, and scholarly quality. Since 2025, Jurnal KIAFE has been published three times a year, in April, August, and December. The journal publishes original research articles, conceptual papers, research-based case studies, and scholarly review articles that address significant developments and issues in accounting within Indonesian and international contexts. The journal covers financial accounting, management accounting, public sector accounting, sharia accounting, auditing and assurance, taxation, accounting information systems and digital accounting, social and environmental accounting, suuntustainability accounting, and accounting education. All submitted manuscripts undergo an initial editorial screening and a double-anonymous peer-review process before publication.
Arjuna Subject : -
Articles 1,926 Documents
ANALISIS SISTEM PENGENDALI INTERNAL PEMBERIAN KREDIT PADA BANK BRI PONTIANAK B41108056, Febri Refary Yosep Kenap
Jurnal KIAFE Vol. 2 No. 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v2i1.770

Abstract

Bank merupakan lembaga yang berperan sebagai perantara keuangan (Financial Intermediary) antara pihak yang memiliki dana dan pihak yang memerlukan dana, serta sebagai lembaga yang berfungsi memperlancar lalu lintas pembayaran. Sebagian besar permasalahan dari sebuah bank adalah masalah kredit. Bank yang bergerak dalam bidang usaha perkreditan, tidak terlepas dari resiko yang akan dihadapinya yaitu berupa resiko kredit macet dan resiko likuidasi. Resiko itu timbul karena adanya tenggang waktu pengembalian dana kredit yang menyebabkan suatu resiko tidak tertagih/ macetnya pembayaran kredit. Semakin panjang waktu pengembalian kredit maka semakin besar resikonya, demikian pula sebaliknya. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kredit bermasalah dapat berasal dari faktor ekstern dan faktor intern. Faktor ekstern merupakan faktor diluar sistem pengendalian intern bank. Sedangkan faktor intern bank yang dapat menyebabkan kredit bermasalah adalah kelemahan dari sistem dan prosedur penyaluran kredit, seperti survey terhadap calon peminjam kredit yang kurang mendalam, penganalisa calon peminjam kredit yang lemah,penagihan terhadap peminjam kredit yang kurang intensif, tidak adanya tim khusus yang menangani masalah penagihan, peraturan penyaluran kredit yang kurang tegas, permohonan kredit secara kolektif, masalah otorisasi, tidak adanya jaminan/ agunan kebendaan yang memadai, mutasi pegawai jarang dilakukan dan lain sebagainya. Penelitian analisis sistem pengendalian internal pemberian kredit menggunakan metode studi kasus dengan objek penelitian pada Bank BRI Pontianak. Ada 3 tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini, yaitu teknik pengumpulan data, metode pengambilan sampel dan analisis data. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Metode pengambilan sampel menggunakan bukti rekening pinjaman kredit dengan menggunakan random sampling dan analisis data menggunakan flowchart sistem, kuesioner, dan pengujian kepatuhan. Hasil analisa menunjukan sistem pengendalian internal pada Bank Rakyat Indonesia efektif, ini berdasarkan perhitungan atas internal control questioner dimana tingkat keandalan internal controlnya tinggi. Berdasarkan pengujian ketaatan (Compliance Test) dari sampel yang diambil juga banyak terdapat kesalahan sampel yang tidak mengikuti prosedur yang ditetapkan oleh Bank Rakyat Indonesia yaitu :Kelemahan dari kelengkapan, seperti pemohon tidak menunjukkan KTP yang asli, KTP sudah habis masa berlakunya, belum menyerahkan surat Taspen asli sebagai agunan, dan ihak bank tidak mengirimkan laporan kepada kantor bahwa terdapat pegawai yang menerima fasilitas kredit. Berdasarkan flowchart perlu diadakannya pelatihan, pengawasan yang lebih ketat serta pengklasifikasian tugas yang jelas agar tidak terjadinya perangkapan tugas. Kata Kunci : Bank, Pengendalian Internal
EVALUASI ATAS PENYAJIAN INFORMASI PENDAPATAN DAN BELANJA PEMERINTAH SECARA AKRUAL PADA LAPORAN KEUANGAN BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2011 Arifin, Reza Pahlevi
Jurnal KIAFE Vol. 2 No. 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v2i1.771

Abstract

This research was about evaluating the Presentation of Government Revenue andExpenditure in Accruals on BPS – Statistics Of Kalimantan Barat FinancialReport of 2011. The purpose of this research is to know how close thepresentation to the authenticity based on the researched facts and based on thenewly issued PER-62/PB/2009 about Presentation of Government Revenue andExpenditure Information in Accruals that mandated it. This research was usingqualitative descriptive method. Later on, the research will discuss the idealaccounting standard to perfectly implement the full accrual basis in future, thuspreparing the BPS – Statistics Of Kalimantan Barat to implement the full accrualbasis in 2015.The result of this research will be showing that despite of the overall fairness ofthe Financial Report and the Unqualified opinion, the Presentation of AccrualInformation is still missing in some facts that should be considered as accruals.Then it will discuss the problems and how to overcome them.Keyword : accruals, revenue, expenditure, government ABSTRAKPenelitian ini adalah tentang evaluasi Penyajian Pendapatan dan BelanjaPemerintah secara Akrual pada Laporan keuangan di Badan Pusat StatistikProvinsi Kalimantan Tahun 2011. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmengetahui seberapa dekat kebenaran dan keaslian dari penyajian berdasarkanfakta yang diteliti dan berdasarkan peraturan PER-62/PB/2009 tentang amanatdari penyajian informasi pendapatan dan belanja pemerintah secara akrual.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Kemudian, penelitian iniakan membahas standar akuntansi yang ideal untuk melaksanakan secarasempurna dasar akrual secara penuh di masa depan, sehingga mempersiapkanBadan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat untuk menerapkan dasar akrualsecara penuh pada tahun 2015.Hasil penelitian ini akan menunjukkan bahwa meskipun kewajarankeseluruhan dari Laporan Keuangan dan Pendapat Wajar Tanpa Pengecualian,Penyajian Informasi Akrual masih tidak ada dan hilang dalam beberapa kenyataanyang seharusnya dipertimbangkan sebagai akrual. Kemudian itu akan dibahaspermasalahannya dan cara untuk mengatasinya.Kata Kunci : akrual,pendapatan,belanja,pemerintah
ANALISIS KINERJA PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN KUBU RAYA PERIODE 2009–2010 BERDASARKAN INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT (IKM) (StudiKasusPelayananKesehatan Di Kecamatan Sungai Kakap) B41108027, Isna Maulidia
Jurnal KIAFE Vol. 2 No. 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v2i1.772

Abstract

Government as Public Service provider have to improve quality of the service. One of the method that refers to UU Republik Indonesia No 25 (2004) about PROPENAS. So that goverment need to arrange Consumer Satisfaction index. The Index will use as data and information for decision making or as the standard to measure consumer satisfaction of the service by government. Then, from the data we will compare people’s expectation and necessity (Kepmen PAN No 25-2004). The research use Qualitative Description Approach, that is Mixed of Quantitative and Qualitative Approach. The Population are the people Of Kecamatan Sungai Kakap. I take Accidental Sample, I give the questioner to people who come to Puskesmas. Questioner allocated 150 questioners relevance to Kepmen PAN No 25 (2004). Consumer satisfaction in 2009 and 2010 is good, but according to APBD from PemdaKubu Raya, the budget that allocated to is not agree with the realised.So that the performance is not good. Therefore, Government must control the implementation of budget. So that the performance of Service Provider is appropriate with the goal. And also, people can use the facility. Keywords: Community satisfaction indeks (HPI), Health services, Performance ABSTRAKSI Pemerintah sebagai penyedia jasa layanan publik, harus senantiasa meningkatkan kualitasnya. Sehingga perlu disusun indeks kepuasan masyarakat sebagai tolok ukur untuk menilai tingkat kualitas pelayanan.Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) adalah data dan informasi tentang tingkat kepuasan masyarakat yang diperoleh dari hasil pengukuran secara kuantitatif dan kualitatif atas pendapat masyarakat dalam memperoleh pelayanan dari aparatur penyelenggara pelayanan publik dengan membandingkan antara harapan dan kebutuhannya (Kepmnen PAN no. 25 tahun 2004). Penelitian ini ingin menganalisis kinerja pelayanan publik bidang kesehatan di Kabupaten Kubu Rayadengan cara mengukur indeks kepuasan masyarakat yang dilayani. Salah satu tolok ukur penilaian kinerja pelayanan adalah dengan mendengarkan atau mengumpulkan persepsi dari responden masyarakat yang berkunjung di beberapa Puskesmas Kecamatan Sungai Kakap akan pelayanan yang telah diterimanya melalui kuesioner. Sedangkan indikator – indikator yang digunakan sebagai pengukuran mengacu pada Kepmen PAN Nomor : KEP/25/M.PAN/2004 Tingkat kepuasan masyarakat terhadap jasa Pelayanan Kesehatan secara keseluruhan yang tehitung dari tahun 2009 dan 2010 adalah berada dalam kategori Baik, diperlukan kesesuaian pemerintah dalam memberikan anggaran kesehatan yang berdasarkan dengan ketentuan Undang – undang dasar yakni 10% dari APBD. Sehingga akan berdampak besar dengan kinerja petugas pelayanan kesehatan dan fasilitas sarana dan prasarana serta pelayanan yang di dapat oleh masyarakat.
Analisis Penerapan PSAK 109 pada Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA) Provinsi Kalimantan Barat B41108114, ARIF Masbukhin
Jurnal KIAFE Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v1i1.773

Abstract

Zakat is one of the three pillars of Islam, the charity can help ease the burden of others, especially the poor. It is necessary for the proper management and trustful. The purpose of this study was to determine the reporting and management of the implementation of zakat, Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA) West Kalimantan Province in accordance with PSAK 109 and determine the factors that make PSAK 109 can not be applied. This research is a qualitative descriptive method. The method of data collection in the form of primary data and secondary data through interviews and observations. The analytical tool used in this study is PSAK 109. Techniques of analysis in this study is to analyze the application of PSAK 109 on BAZDA West Kalimantan Province. There are four aspects on which the analyzes SFAS 109, namely: the recognition, measurement, presentation and disclosure. In the presentation aspect Bazda West Kalimantan only use the annual report in the form of data reception and distribution of zakat, infaq and alms. So it is very difficult to know the financial condition of the province of West Kalimantan Bazda thoroughly. From a few paragraphs in PSAK 109, Bazda West Kalimantan has not been fully able to implement PSAK 109. This is due to the lack of acceptance of zakat, alms infaq and non-cash form and the lack of separation between fund halal and non-halal funds. Keywords: OPZ Practiced Accounting, Zakah Accounting, Religious Accounting, Applied Fund Accounting
PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN TERHADAP PENGUNGKAPAN PERTANGGUNGJAWABAN SOSIAL (CSR DISCLOSURE) DALAM LAPORAN TAHUNAN PERUSAHAAN SEKTOR PERTAMBANGAN YANG TERCATAT DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) B41108100, DEVI RIANTI SARI
Jurnal KIAFE Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v1i1.774

Abstract

This study aimed to determine the effect of ownership structure with a proxy of foreign ownership and institutional ownership and firm size categories of BUMN and non-BUMN as control variables to make the approach to the disclosure of corporate social responsibility within the sample. This study is an econometric study uses empirical data to sample the mining company listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The sample used by 8 companies with a total of 24 companies in the observation period of 3 years between 2008 and 2010 based on purposive sampling. Thus, the data used is panel data. The analysis method used is multiple regression. To test this hypothesis, using t-test statistics and test of determination. Determination test shows R-squared value of 0.902079. This means that 90.2% of social responsibility disclosure can be explained by the foreign ownership, institutional ownership, firm size and category of BUMN and non-BUMN. Based on the t test, it was found that all variables are highly significant positive effect on the disclosure of social responsibility by the coefficient of each variable is for foreign ownership of 0.0077, 0.0090 for institutional ownership, firm size at 0.0000, and the category of BUMN and non-BUMN of 0.0001 with a significance level of 5%. Keywords: social responsibility disclosure, foreign ownership, institutional ownership, firm size, category BUMN and Non-BUMN
PENGARUH LABA BERSIH DAN ARUS KAS OPERASI TERHADAP DEVIDEN KAS (Studi Kasus pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia) B41108013, Elis
Jurnal KIAFE Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v1i1.775

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh laba bersih dan arus kas operasi terhadap dividen kas. Objek penelitian dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Periode penelitian adalah tahun 2009 sampai dengan tahun 2011. Data penelitian dikutip langsung dari laporan keuangan masing-masing perusahaan yang dipublikasikan melalui website www.idx.co.id. Populasi penelitian terdiri dari 131 perusahaan, dengan metode purposive sampling maka dipilih 32 perusahaan sebagai sampel. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah laba bersih (X1) and arus kas operasi (X2) sebagai variabel independen, dan dividen kas (Y) sebagai variabel dependen. Metode yang digunakan adalah analisa regresi linier berganda. Penelitian membuktikan bahwa secara simultan dan parsial laba bersih dan arus kas operasi memiliki pengaruh signifikan terhadap dividen kas. Kata Kunci: Laba Bersih, Arus Kas Operasi, Dividen Kas
ANALISIS SISTEM DAN PROSEDUR PENYALURAN TAMBAHAN PENGHASILAN PADA KANTOR KECAMATAN PONTIANAK SELATAN KOTA PONTIANAK B41108015, RIZKY AL GHIFARY
Jurnal KIAFE Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v1i1.776

Abstract

Skripsi ini berjudul “Analisis Sistem dan Prosedur Penyaluran Tambahan Penghasilan pada Kantor Kecamatan Pontianak Selatan Kota Pontianak”. Tambahan penghasilan adalah termasuk belanja pegawai tidak langsung, yang termasuk sebagai tunjangan. Pengukuran pemberian tambahan penghasilan ini diberikan berdasarkan kinerja. Permasalahan penilitian ini adalah bagaimana sistem dan prosedur pembiayaan yang diterapkan oleh Kantor Kecamatan Pontianak Selatan Kota Pontianak. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui sistem penyaluran tambahan penghasilan yang diterapkan oleh Kantor Kecamatan Pontianak Selatan Kota Pontianak, juga dimaksudkan untuk mengetahui kendala – kendala apa yang mempengaruhi pelaksanaan penyaluran tambahan penghasilan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara langsung, observasi langsung, studi dokumentasi, dan studi kepustakaan. Alat analisis data yang digunakan peneliti adalah analisis struktur organisasi, analisis internal control questioner, analisis flowchart dan analisis compliance test. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa struktur organisasi yang digunakan telah memadai, dari flowchart dapat diketahui bahwa mengenai prosedur pemberian tambahan sudah sesuai dengan Permendagri No. 13 Tahun 2006. Menurut kuesioner kendala yang menyebabkan keterlambatan adalah dikarenakan oleh lambatnya usulan tambahan penghasilan yang dibuat oleh bendahara kecamatan yang seharusnya disampaikan lebih awal kepada bendahara kantor Walikota Pontianak, sedangkan menurut analisis compliance test tidak dicantumkannya nomor urut data dalam penyaluran tambahan penghasilan menyebabkan tidak sistematisnya penyaluran tambahan penghasilan tersebut diberikan. Besarnya tingkat keterlambatan pemberian tambahan penghasilan dapat menurunkan kinerja dari para pegawai, sehingga penyaluran tambahan penghasilan yang tepat waktu akan diperlukan untuk menjaga kinerja pegawai.Kata Kunci : Sistem dan Prosedur, Penyaluran Tambahan Penghasilan.
IMPLIKASI KEBIJAKAN PEMBERIAN PEMBIAYAAN DAN PENGARUH FINANCING TO DEPOSIT RATIO TERHADAP NON PERFORMING FINANCING (Studi kasus PT.Bank Muamalat Pontianak) B51108116, Della Cipta Paramita
Jurnal KIAFE Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v1i1.777

Abstract

ABSTRAK Artikel ini bertujuan untuk mengkaji implikasi kebijakan pemberian pembiayaan serta mengetahui seberapa besar pengaruh financing to deposit ratio (rasio jumlah pembiayaan) terhadap non performing financing (rasio pembiayaan bermasalah) pada PT. Bank Muamalat Cabang Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari wawancara dengan pihak terkait dan literatur – literatur yang berhubungan dengan masalah yang dibahas. Untuk mengkaji implikasi kebijakan pemberian pembiayaan dianalisis menggunakan analisis deskriptif sedangkan identifikasi seberapa besar pengaruh financing to deposit ratio (rasio jumlah pembiayaan) terhadap non performing financing (rasio pembiayaan bermasalah) menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian dari bebebrapa uji hipotesis dengan beberapa alat analisis yaitu analisis korelasi, analisis determinasi dan uji-t menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara financing to deposit ratio dan non performing financing serta saling mempengaruhi walaupun dengan skala kecil. Kata kunci : Financing to Deposit Ratio, Kebijakan, Pembiayaan, Non Performing Financing
ANALISIS PENGELOLAAN BARANG MILIK DAERAH PADA PEMERINTAH KABUPATEN KUBU RAYA BERDASARKAN PP NO. 6 TAHUN 2006 TENTANG PENGELOLAAN BARANG MILIK DAERAH B51110119, Rizky Afiyati
Jurnal KIAFE Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v1i1.778

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah PengelolaanBarang Milik Daerah (BMD) pada Kabupaten Kubu Raya telah sesuai denganPP No.6 Tahun 2006 tentang Pengelolaan BMD sekaligus untuk mengetahuikeefektifan Sistem Pengendalian Intern yang diterapkan. Fokus Penelitian iniadalah masalah Pengadaan, Pengamanan dan Pemeliharaan, Penatausahaan,serta Penghapusan atas BMD Kabupaten Kubu Raya Tahun Anggaran (TA)2011 dan 2012. Data yang digunakan untuk penelitian ini bersumber dariLaporan BMD Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Struktur Organisasi,Flowchart, Daftar Pertanyaan (Quesioner), dan Hasil Wawancara. MetodePenelitian yang digunakan untuk menganalisa Pengelolaan BMD padaPemerintah Kabupaten Kubu Raya adalah metode deskriptif. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa pengelolaan BMD pada Pemerintah Kubu Raya belumsepenuhnya sesuai dengan PP No.6 Tahun 2006 tentang Pengelolaan BMDdan masih terdapat kelemahan dalam Sistem Pengendalian Intern yangditerapkan yang mengakibatkan rawan penyimpangan dalam PengelolaanBMD.Kata Kunci: pengelolaan, sistem pengendalian intern, barang milik daerah(BMD), PP No.6 Tahun 2006Abstract: The purpose of this research is to find out if the management ofassest in Kabupaten Kubu Raya had been appropriate with PP No.6 Tahun2001 about Management of Assets, and also to find out the effectiveness ofInternal Control System had been apply. This research focused on problems ofprocurement, security of assest, maintenance, reporting, and disposal of assetsin Kabupaten Kubu Raya. Data being used in this study come from Reportingof Assest of Kabupaten Kubu Raya for 2011 and 2012, OrganizationStructure, Flowchart, Quetionery test, and Interview. The research methodeuse in this research is descriptive. The result of this study show that themanagement asset in Kabupaten Kubu Raya had not been appropiate with PPNo.6 Tahun 2006 about Management Assets. And there is also ineffectiveness and weakness of internal control system which can cause fraud of assestsmanagement.Key Words: management, internal control system, assest, and PP No.6 Tahun2006
EVALUASI SISTEM PEMUNGUTAN PAJAK KENDARAAN DI ATAS AIR SERTA KONTIBUSINYA TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT B41108098, Asriani
Jurnal KIAFE Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v1i1.779

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem dan prosedur pemungutan pajak kendaraan di atas air yang dilaksanakan Dinas Pendapatan Daerah dan untuk mengetahui tingkat efektifitas dari pemungutan pajak kendaraan di atas air serta untuk mengetahui kontribusi dari pajak kendaraan di atas air terhadap pendapatan asli daerah. Dalam penelitian ini bentuk penelitian yang digunakan adalah Metode Studi Kasus dengan mengambil objek penelitian pada Dinas Pendapatan Daerah. Teknik Pengumpulan Data menggunakan Wawancara dan Kuesioner. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini ialah Analisis Flowchart ,Analisis Struktur Organisasi,Internal Control Questioner untuk mengetahui pengendalian internal,Analisis Efektifitas dan Analisis Kontribusi untuk mengetahui seberapa besar kontribusi pajak kendaraan di atas air terhadap pendapatan asli daerah. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa sistem dan prosedur pemungutan pajak kendaraan di atas air yang dilaksanakan oleh Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Barat ada yang tidak sesuai dengan peraturan daerah no. 05 tahun 2002 pasal 29 ayat 5 dan Pengendalian internal yang dilaksanakan sudah cukup baik namun masih terdapat kelemahan yang perlu diperhatikan lebih lanjut oleh Dinas Pendapatan Daerah. Kata Kunci : Sistem Pengendalian Internal , Pajak Kendaraan Di Atas Air ABSTRACT The purpose of this study was to determine the tax collection system and procedures of vehicles on the water and the Regional Revenue Office conducted to determine the effectiveness of tax collection vehicles on water and to determine the contribution of vehicle tax on water against revenue. In this research study is a form of case study method to take an object of research at the Department of Revenue. Data Collection Techniques using interviews and questionnaires. The analytical tool used in this research is Flowchart Analysis, Analysis of Organizational Structure, Internal Control questionnaire to determine the internal control effectiveness Analysis and Contribution Analysis to find out how much the contribution of vehicle tax on water against revenue. From the results of the study concluded that the systems and procedures for tax collection vehicles on water conducted by the Department of Revenue of West Kalimantan Province was not in accordance with local regulations number 05 of 2002 article 29, paragraph 5, and implemented internal controls are quite good but there are still weaknesses that need to be considered further by the Department of Revenue. Keywords: Internal Control System, Vehicle Tax Over Water

Page 1 of 193 | Total Record : 1926


Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 1 (2026): April 2026 Vol. 3 No. 3 (2025): December 2025 Vol. 3 No. 2 (2025): August 2025 Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025 Vol. 2 No. 4 (2024): October 2024 Vol. 2 No. 3 (2024): July 2024 Vol. 2 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 2 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 1 No. 3 (2023): JURNAL KAJIAN ILMIAH AKUNTANSI Vol. 1 No. 2 (2023): JURNAL KAJIAN ILMIAH AKUNTANSI Vol. 1 No. 1 (2023): JURNAL KAJIAN ILMIAH AKUNTANSI Vol. 12 No. 3 (2022): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 12 No. 1 (2022): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 10 No. 4 (2021): Vol 4 Vol. 11 No. 4 (2021): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 11 No. 3 (2021): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 11 No. 2 (2021): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 11 No. 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 11 No. 1 (2021): KIAFE Vol. 10 No. 3 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 10 No. 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 10 No. 1 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 9 No. 3 (2020): Jurnal Mahasiswa AK Vol. 9 No. 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 9 No. 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 8 No. 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Akutansi Vol. 8 No. 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Akutansi Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 8 No. 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 7 No. 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 7 No. 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 6 No. 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 6 No. 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 6 No. 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 6 No. 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 5 No. 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 5 No. 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 5 No. 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 5 No. 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 4 No. 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 4 No. 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 3 No. 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 3 No. 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 3 No. 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 3 No. 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 2 No. 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 2 No. 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 2 No. 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Akuntansi More Issue