Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis secara empiris pengaruh Financial Distress, Corporate Governance dan Konservatisme Akuntansi pada Tax Avoidance . Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sub sektor industri dasar logam dan sejenisnya yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2017-2021, yaitu sebanyak 17 perusahaan. Sampel penelitian berjumlah 6 atau 30 data observasi yang dipilih dengan metode purposive sampling. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (BEI) dan analisis data dengan menggunakan analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian membuktikan bahwa Financial Distress memiliki pengaruh negatif terhadap Tax Avoidance. Sedangkan kepemilikan manajerial, dewan komisaris independen, dan konservatisme akuntansi berpengaruh positif terhadap tax avoidance. Sedangkan ukuran dewan direksi tidak berpengaruh terhadap Tax Avoidance.
Copyrights © 2022