Penelitian bertujuan untuk membuktikan dan menguji apakah opini audit tahun sebelumnya, financial distress, reputasi auditor, audit delay dan auditor switching pada opini audit going concern. Penelitian ini dilakukan di perusahaan sektor industri property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019- 2021. Sampel didapat dengan menggunakan metode purposive sampling. Jumlah sampel yang diperoleh adalah 43 perusahaan dengan jumlah data sampel penelitian sejumlah 93. Teknik analisis data yang digunakan yaitu metode regresi logistik. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa opini audit sebelumnya berpengaruh positif dan signifikan pada opini audit going concern. Financial distress berpengaruh negatif dan signifikan pada opini audit going concern. Auditor switching berpengaruh pada opini audit going concern sedangkan audit delay dan reputasi auditor tidak berpengaruh terhadap opini audit going concern. Implikasi teoritis penelitian ini adalah sebagai tambahan referensi penelitian selanjutnya yang berkaitan dengan opini audit going concern, teori agensi dan teori sinyal.
Copyrights © 2023