Perusahaan yang telah terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) wajib menyampaikan laporan tahunan yang telah diaudit pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Namun dalam prosesnya terjadi keterlambatan dalam penyampaian laporan audit yang biasa disebut sebagai audit delay atau audit report lag. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti faktor-faktor yang diduga memengaruhi keterlambatan penyampaian laporan audit tersebut. Faktor-faktor yang digunakan dalam penelitian ini adalah profitabilitas, jumlah anggota komite audit, dan opini audit sebagai variabel independennya. Populasi penelitian ini sejumlah 67 perusahaan sektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2019-2021. Seleksi sampel penelitian menggunakan purposive sampling yang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan dalam penelitian sejumlah 47 perusahaan dan 141 sampel penelitian. Penelitian menggunakan metode penelitian analisis regresi pooled times series dengan alat analisis Eviews versi 12. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa variabel profitabilitas dan jumlah komite audit secara parsial berpengaruh negatif signifikan dan opini audit tidak berpengaruh terhadap keterlambatan penyampaian laporan audit. Sementara hasil penelitian secara simultan atau menyeluruh menunjukkan bahwa profitabilitas, jumlah anggota komite audit, dan opini audit berpengaruh signifikan terhadap keterlambatan penyampaian laporan audit.
Copyrights © 2023