Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh whistleblowing system, sistem pengendalian internal, dan budaya organisasi terhadap pencegahan fraud pada kantor inspektorat provinsi kalimantan barat. Pengujian dilakukan dengan SEM-PLS, dengan pengolahan dat WarpPLS 8.0. Variabel independen terdiri dari whistleblowing system, sistem pengendalian internal, dan budaya organisasi. Variabel dependen yang digunaka yaitu Pencegahan Fraud. Penelitian ini menggunakan data yang didapat dari penyebaran kuesioner dengan 40 responden pada pegawai kantor inspektorat provinsi kalimantan barat dan diukur dengan menggunakan skala likert. Hasil pengujian menunjukkan whistleblowing system tidak berpengaruh signifikan terhadap pencegahan fraud, sedangkan sistem pengendalian internal dan budaya organisasi berpengaruh signifikan dan positif terhadap pencegahan fraud.
Copyrights © 2023