Kemajuan teknologi digital membuka potensi baru dalam metode pembelajaran agama yang inovatif dan menarik, terutama bagi anak-anak. Kehadiran game edukasi bertema Islami menjadi relevan dalam konteks ini, mengingat minimnya jumlah game edukasi yang tersedia dan kurangnya representasi tema agama dalam game tersebut. Fenomena ini dapat menimbulkan persepsi negatif terhadap peran game dalam pendidikan. Oleh karena itu, pentingnya penelitian ini tidak hanya terletak pada pengembangan game edukasi bertema kemuhammadiyahan, tetapi juga dalam mengatasi stigma dan merubah pandangan masyarakat terhadap potensi positif game dalam proses pembelajaran. Pengembangan game menggunakan metode Scrum, yang melibatkan kolaborasi tim antara desainer, pengembang, dan pemain, menawarkan pendekatan yang responsif dan efektif. Metode ini memungkinkan komunikasi yang efektif dan penyesuaian yang responsif melalui iterasi terjadwal. Pemilihan metode ini tidak hanya terkait dengan fleksibilitas, tetapi juga dengan efisiensi dalam mengakomodasi perubahan, sehingga dapat memastikan pemenuhan harapan pemain dan penguatan aspek keislaman yang diinginkan. Game edukasi yang dirancang, yaitu “Lail Adventure”, menawarkan pengalaman yang menarik dan menantang serta mempelajari nilai kemuhammadiyahan. Dengan menggunakan elemen cerita, tantangan, dan teka-teki, game ini menguji pemahaman pemain dan memberikan umpan balik langsung. Dengan demikian, game ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mengedukasi pemainnya tentang nilai-nilai keislaman. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan game edukasi yang dapat digunakan sebagai alat pembelajaran interaktif bagi anak-anak. Game ini memfasilitasi pemahaman keislaman melalui pengalaman bermain yang menyenangkan dan mendidik. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran keislaman anak-anak dapat semakin dioptimalkan dan berkembang Oleh karena itu, anak-anak bisa mengalami pembelajaran yang lebih efektif, menyenangkan, dan interaktif melalui pengalaman bermain.
Copyrights © 2025