Pembangunan gedung di kota Banjarmasin identik dikenal menggunakan jenis pondasi cerucuk galam dan pondasi tiang pancang. Hal ini dikarenakan tanah di kota Banjarmasin di dominasi oleh jenis tanah lunak. Maka diperlukanlah jenis pondasi dalam yang pastinya bisa memperkuat struktur bangunan secara drastis apabila dibangun pada tanah yang lunak. Pada penelitian ini uji daya dukung tanah menggunakan alat Tahanan Standart Penetration (N-SPT) dengan metode Mayerhof dan penurunan dengan metode Semi Empiris. Berdasarkan hasil uji Tahanan Standart Penetration (N-SPT) dilakukan analisis daya dukung pondasi selanjutnya menganalisis penurunan pondasi yang terjadi di daerah tersebut. Dari hasil penelitian daya dukung dan penurunan pondasi untuk kedalaman 28 meter didapatkan bentuk pondasi yang lebih handal dari segi daya dukung pada tanah lunak yaitu pondasi tiang berbentuk persegi, sedangkan kehandalan dari segi penurunan yaitu pondasi tiang berbentuk lingkaran. Karena daya dukung persegi lebih besar dan penurunan lingkaraan yang paling kecil dari bentuk yang lainya.
Copyrights © 2023