Penelitian ini membahas pengaruh penambahan serbuk kayu ulin terhadap sifat fisis tanah lempung lunak di Kabupaten Barito Kuala. Tanah lempung lunak yang memiliki plastisitas tinggi dan daya dukung rendah sering menjadi kendala dalam konstruksi. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan stabilisasi menggunakan limbah serbuk kayu ulin dengan variasi campuran 10%, 15%, dan 20% serta masa pemeraman 3 dan 7 hari. Pengujian meliputi kadar air, berat jenis, batas Atterberg, dan analisis saringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan serbuk kayu ulin menurunkan kadar air rata-rata dan indeks plastisitas tanah lempung lunak. Nilai batas cair (LL) turun dari 81,09% (tanpa campuran) menjadi 61,50% (campuran 10% peram 7 hari). Batas plastis (PL) juga menurun dari 50,63% menjadi 41,72% pada campuran 20% peram 3 hari, dan indeks plastisitas (IP) turun dari 29,25% menjadi 14,54% pada campuran 20% peram 7 hari. Kesimpulannya, serbuk kayu ulin dapat dimanfaatkan sebagai bahan stabilisasi yang efektif dan ramah lingkungan untuk memperbaiki sifat fisis tanah lempung lunak.
Copyrights © 2025