Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis sebagai pilar perekonomian nasional melalui penciptaan lapangan kerja, perputaran ekonomi lokal, serta kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto. Salah satu UMKM potensial disektoruliner adalah Dapur Risol di Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, yang sejak 2013 konsisten memproduksi risoles dengan berbagai varian. Namun, mitra masih menghadapi sejumlah permasalahan, antara lain keterbatasan literasi keuangan, minimnya inovasi produk, pengelolaan usaha yang belum sistematis, serta pemasaran digital yang belum optimal.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui pelatihan dan pendampingan pada aspek produksi, inovasi produk, pencatatan keuangan, digital marketing, serta desain kemasan. Berbagai teknologi tepat guna diterapkan, termasuk aplikasi Nutapos dan worksheet untuk tata kelola keuangan, penggunaan vacuum sealer dan freezer untuk produk frozen food, serta pemanfaatan media sosial dan e-commerce untuk pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kapasitas usaha mitra, meliputi kemampuan menyusun laporan keuangan sederhana, menghasilkan inovasi produk baru berupa pempek dan risoles frozen, menciptakan desain kemasan profesional, serta memperluas jangkauan pasar melalui platform digital. Program ini berkontribusi terhadap penguatan daya saing UMKM berbasis kuliner lokal sekaligus mendukung pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026