Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan penting dalam pembelajaran abad ke-21. Namun, pembelajaran yang masih berpusat pada guru dapat menyebabkan peserta didik kurang aktif dalam menganalisis informasi dan memecahkan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan Canva terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMP pada materi teks eksplanasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental dan desain One-Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa kelas VIII pada salah satu SMP di Kabupaten Bireuen tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes uraian kemampuan berpikir kritis sebelum dan sesudah penerapan PBL berbantuan Canva. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pretest sebesar 58,47 dengan standar deviasi 11,723, sedangkan rata-rata posttest meningkat menjadi 75,73 dengan standar deviasi 9,670. Hasil paired sample t-test menunjukkan nilai t sebesar -21,334 dengan df 29 dan signifikansi < 0,001. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis sebelum dan sesudah perlakuan. Model PBL berbantuan Canva berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi teks eksplanasi.
Copyrights © 2026