Abstrak salah satu penyakit kulit yang sering dijumpai pada masyarakat disebabkan karena kurang baiknya personal hygiene dan kondisi fisik rumah. Penelitian bertujuan dalam mengetahui hubungan personal hygiene dan kondisi fisik rumah dengan keluhan dermatitis atopik di Wilayah Kerja Puskesmas BP Nauli Kota Pematangsiantar. Metode yang dipakai adalah kuantitatif dengan desain case control menggunakan total sampling perbandingan 1:1. Analisis data menggunakan analisis univariat dan juga analisis bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan personal hygene memiliki nilai p = 0,406 dan kondisi fisik rumah dengan nilai p = 0,229. Lengkapnya, pada variabel personal hygiene untuk tangan, kaki, dan kuku dengan nilai p = 0,120, untuk kulit dengan nilai p = 1,000, untuk handuk dengan nilai p = 0,119, untuk sprei dan tempat tidur dengan nilai p = 0,017, untuk pakaian dengan nilai p = 0,025, dan untuk rambut dengan nilai p = 0,362. Pada kondisi fisik rumah, kondisi dinding dengan nilai p = 1,000, kondisi atap dengan nilai p = 0,588, suhu dengan nilai p = 0,071, dan kelembapan dengan nlai p = 0,031. Kesimpulannya, secara umum tidak ada hubungan variabel independen dengan varaiebl dependen.
Copyrights © 2026