Pembentukan karakter dalam Bimbingan dan Konseling dapat dilakukan dengan pemberian materi pendidikan karakter dalam layanan bimbingan dan konseling. Menurut UU Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 3 dinyatakan bahwa pendidikan nasional mempunyai fungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, tujuan berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Filsafat pada kajian teori sangat berperan karena filsafat mengacu pada studi teori keluarga, dan pendidikan konselor telah dimasukan kedalam kurikulum sehingga karakter konselor yang mempelajari filsafat sngat berpengaruh secara profesional. Peran penting filsafat dalam bimbingan konseling sebagai pemahaman yang digunakan konselor dalam berfikir kritis dengan melihat kondisi manusia.
Copyrights © 2025