ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) Bentuk dari perilaku fear of missing out pada siswa kecanduan media sosial di MAN Pematangsiantar, 2) Faktor penyebab timbulnya perilaku fear of missing out pada siswa kecanduan media sosial di MAN Pematangsiantar, 3) Dampak yang ditimbulkan dari perilaku fear of missing out pada siswa kecanduan media sosial di MAN Pematangsiantar, 4) Upaya guru BK untuk mengatasi perilaku fear of missing out pada siswa kecanduan media sosial di MAN Pematangsiantar. Jenis penelitian ini kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Informan dalam penelitian ini adalah guru BK dan siswa. teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis data dari Miles & Hubermann meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan., sedangkan penjaminan keabsahan data dilakukan dengan memfokuskan pada kepercayaan, keteralihan, ketergantungan, dan kepastian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Individu yang mengalami perilaku fear of missing out ini memiliki tingkat kepuasan hidup yang lebih rendah karena terus membandingkan hidupnya dengan orang lain. 2) Faktor penyebab timbulnya perilaku fear of missing out pada siswa kecanduan media sosial adalah untuk mencari hiburan dan kesenangan melalui media sosial. 3) Dampak yang ditimbulkan dari perilaku ini yaitu individu menjadi terobsesi dengan dunia maya. 4) Upaya guru BK dalam mengatasi perilaku fear of missing out akibat kecanduan media sosial yaitu dengan memberikan layanan BK yang sesuai dan mengedukasi konten yang layak dan tidak layak. Kata Kunci: Upaya guru BK, Fear of missing out, Kecanduan medsos
Copyrights © 2023