Publish Date
30 Nov -0001
Abstract. . Keputrian activities are a form of religious guidance that helps female students understand aqil baligh education during this critical transitional period, particularly when they are unable to join congregational worship at school. This study describes the implementation of keputrian activities at SDN Tikukur Bandung, covering program planning, teacher guidance, evaluation and supervision, and supporting and inhibiting factors, using a qualitative descriptive approach with data from interviews, observation, and documentation, analyzed through data reduction, presentation, and conclusion drawing. The results show that the activities are planned around students' actual needs and implemented regularly through lecture, discussion, and media-based methods, while evaluation is conducted informally through discussion and direct observation rather than formal report-card assessment. Supporting factors include adequate facilities and strong school and teacher cooperation, while the main challenges are limited time allocation and the absence of a dedicated room. Keywords: : Implementation, Keputrian Activities, Aqil Baligh Education, Female Students Abstrak. Kegiatan keputrian merupakan bentuk pembinaan keagamaan yang membantu siswi memahami pendidikan aqil baligh pada fase transisi yang menuntut kesiapan fisik, mental, dan spiritual, terutama saat mereka tidak dapat mengikuti kegiatan ibadah bersama di sekolah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi kegiatan keputrian di SDN Tikukur Bandung, meliputi perencanaan, bimbingan guru dalam pelaksanaan, evaluasi serta pengawasan, dan faktor pendukung-penghambat, menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan direncanakan berdasarkan kebutuhan nyata siswi dan dilaksanakan secara rutin melalui ceramah, diskusi, tanya jawab, serta media video, sedangkan evaluasi dilakukan secara nonformal melalui tanya jawab dan pengamatan langsung tanpa penilaian dalam rapor. Faktor pendukung meliputi sarana yang memadai serta dukungan sekolah dan guru, sementara faktor penghambat utama adalah keterbatasan waktu dan belum tersedianya ruangan khusus. Kata kunci: Implementasi, Kegiatan Keputrian, Pendidikan Aqil Baligh, siswi
Copyrights © 0000