Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru BK dalam mengatasi dampak siswa broken home melalui layanan konseling individu kelas VII di SMP Negeri 1 Tanjung Morawa.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah guru BK yang pernah melaksanakan layanan konseling individu dan siswa kelas VII yang mengalami dampak broken home akibat perceraian orang tua. Pengambilan subyek dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang peneliti lakukan yaitu berupa teknik wawancara, obervasi, dan studi dokumentasi. Analisis data yang dilakukan adalah reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru BK dalam mengatasi dampak siswa broken home melalui layanan konseling individu yaitu sebagai motivator, director, fasilisator, mediator, sebagai pembimbing, sebagai guru BK yang dapat memberikan contoh yang baik, dapat merangkul siswa, memperhatikan siswa, memberikan pandangan dan kata-kata positif yang membangun kepada siswa.
Copyrights © 2024