Perceraian yang terjadi dalam suatu keluarga, tidak hanya berdampak bagi pasangan yang bercerai akan tetapi juga berdampak terhadap anak. Anak akan merasa teguncang secara emosional terutama pada anak yang baru memasuki masa remaja. Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Pada masa ini, perubahan emosional, psikologis, dan fisik terjadi. Perceraian orang tua dapat menyebabkan remaja mengalami gangguan psikologis dalam dirinya salah satunya adalah kecemasan. Tujuan penelitian ini yaitu sebagai upaya dalam membantu remaja menurunkan kecemasan akibat perceraian orang tua melalui penerapan konseling individu dengan pendekatan client centered.
Copyrights © 2026