Publish Date
30 Nov -0001
Abstract. This study was motivated by the importance of collaboration between parents and teachers in strengthening students' manners as part of character education in elementary schools. The lack of consistency between character education at home and at school often affects students' polite behavior in daily life. Therefore, this study aimed to describe the collaborative strategies implemented by parents and teachers in strengthening students' manners and to identify the supporting and inhibiting factors in implementing these strategies. This research employed a qualitative approach with a case study method. The research subjects consisted of teachers, parents, and students of grade V at an elementary school in Subang Regency. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. Data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that collaborative strategies were implemented through continuous communication, exemplary behavior, habituation programs, parental involvement in school activities, and regular monitoring of students' character development. Supporting factors included effective communication, parents' awareness, school commitment, and structured character education programs, whereas inhibiting factors comprised parents' limited time, inconsistent parenting styles, and technological influences on students' behavior. The study concludes that effective collaboration between parents and teachers contributes significantly to strengthening students' manners and creating consistency between home and school environments. Keywords: collaborative strategy, parents, teachers, manners, character education. Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kolaborasi antara orang tua dan guru dalam menguatkan adab kesopanan siswa sebagai bagian dari pendidikan karakter di sekolah dasar. Kurangnya kesinambungan pembinaan karakter di rumah dan di sekolah menyebabkan perilaku sopan santun siswa belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi kolaboratif yang dilakukan orang tua dan guru dalam menguatkan adab kesopanan siswa serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas guru, orang tua, dan siswa kelas V di salah satu SD Negeri Kabupaten Subang. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kolaboratif dilakukan melalui komunikasi yang berkesinambungan, pemberian keteladanan, pembiasaan perilaku sopan, keterlibatan orang tua dalam kegiatan sekolah, serta pengawasan bersama terhadap perkembangan karakter siswa. Faktor pendukung meliputi komunikasi yang baik, kesadaran orang tua, komitmen sekolah, serta program pendidikan karakter yang terstruktur. Adapun faktor penghambat meliputi kesibukan orang tua, perbedaan pola asuh, dan pengaruh perkembangan teknologi terhadap perilaku siswa. Penelitian ini menunjukkan bahwa kolaborasi yang efektif antara orang tua dan guru mampu memperkuat pembentukan adab kesopanan siswa secara berkelanjutan sehingga tercipta keselarasan pendidikan karakter di lingkungan keluarga dan sekolah. Kata Kunci: strategi kolaboratif, orang tua, guru, adab kesopanan, pendidikan karakter.
Copyrights © 0000