Pendidikan berkualitas merupakan landasan utama untuk mengembangkan sumber daya manusia berkualitas tinggi, sehingga ketersediaan fasilitas dan infrastruktur yang memadai menjadi faktor penting. Namun, pemenuhan kebutuhan ini seringkali terhambat oleh kendala keuangan; akibatnya, manajemen keuangan sekolah memainkan peran vital, khususnya di lembaga swasta yang mengandalkan fleksibilitas dalam mengelola dana mereka sendiri. Observasi awal di SMA Plus Cendekia Cikeas mengungkapkan beberapa tantangan fisik, seperti ruang kelas yang terbatas, meja yang rusak, tangga yang sempit, perpustakaan yang belum selesai, dan laboratorium sains yang gagal memenuhi standar keselamatan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan peran manajemen keuangan dalam meningkatkan kualitas fasilitas dan infrastruktur pendidikan di SMA Plus Cendekia Cikeas. Metode kualitatif deskriptif digunakan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi mengenai alokasi anggaran sekolah untuk fasilitas dan infrastruktur. Studi ini diharapkan dapat mengungkap strategi pengelolaan dana—yang meliputi perencanaan, implementasi, dan pengawasan—yang diadopsi oleh sekolah untuk mengatasi keterbatasan fasilitas, serta memberikan rekomendasi tata kelola keuangan untuk mencapai manajemen yang efektif dan efisien dalam mewujudkan fasilitas pendidikan berkualitas tinggi.
Copyrights © 2026