Destinasi wisata di Kabupaten Sukabumi menghadapi ketidakstabilan jumlah kunjungan serta keluhan berulang di media sosial mengenai kurangnya keramahan dan lambatnya respons staf, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana inovasi entrepreneurship dan pelayanan prima telah diterapkan pada objek wisata yang baru berdiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Inovasi Entrepreneurship (X1) dan Pelayanan Prima (X2) terhadap Kepuasan Pengunjung (Y) di Wisata Alam Oasis Sukabumi, baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin dari populasi sebanyak 8.620 pengunjung. Data dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Inovasi Entrepreneurship dan Pelayanan Prima masing-masing berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Kepuasan Pengunjung, serta berpengaruh signifikan secara simultan, dengan persamaan regresi Y = 2,733 + 0,593X1 + 0,913X2. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,707 menunjukkan bahwa kedua variabel bebas mampu menjelaskan 70,7% variasi Kepuasan Pengunjung, sedangkan sisanya sebesar 29,3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Pelayanan Prima menunjukkan pengaruh yang lebih besar dibandingkan Inovasi Entrepreneurship, yang mengindikasikan bahwa pengunjung merespons lebih kuat terhadap kualitas interaksi layanan secara langsung dibandingkan inovasi berbasis produk. Penelitian ini merekomendasikan agar pengelola Wisata Alam Oasis Sukabumi menambah variasi aktivitas interaktif serta meningkatkan responsivitas staf dalam menangani keluhan pengunjung guna mempertahankan dan meningkatkan kepuasan pengunjung secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026